welcome to
my blog
m10
0

Pemuda dan Sosialisasi



Ingatkah anda pada tanggal 28 Oktober 1928 ? Ya pada hari itu Bangsa Indonesia khususnya para pemuda Indonesia saat itu menyatakan persatuan dan kesatuan bangsa untuk dapat mempersatukan keanekaragaman suku, bahasa dan budaya menjadi satu, dan juga demi untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah saat itu. Maka setiap tanggal 28 Oktober Indonesia memperingati hari itu sebagai hari sumpah pemuda.

Mungkin kita semua sudah mengetahui dan menghafal apa isi sumpah pemuda sewaktu SD atau SMP, namun disini saya akan sedikit mengingatkan kembali isi dari sumpah pemuda tersebut.

 
                                                               Diatas adalah naskah dan isi sumpah pemuda saat itu
                                                                       yang dirumuskan oleh Moehammad Yamin


Tulisan sumpah pemuda saat itu (ejaan) :
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Tulisan sumpah pemuda saat ini (ejaan) :
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.


Saat ini pemuda sangat berperan aktif dalam segala hal dan bidang apa saja. Kita ambil contoh saja pada bidang politik, olahraga dan IPTEK Indonesia. Pada bidang politik, saat ini politik telah didominasi oleh para pemuda terbukti dari kebanyakan parpol para anggotanya adalah para pemuda-pemuda yang kreatif dan berani berinovasi. Sedangkan pada bidang olahraga atau kita sebut saja para atlet-atlet Indonesia, mereka semua pun didominasi oleh para pemuda yang memiliki semangat, kemauan dan daya juang yang tinggi demi mengharumkan nama Indonesia dikancah ASEAN, Asia, maupun Internasional. Dan pada bidang IPTEK para pemuda Indonesia pun (pelajar, mahasiswa) banyak yang mencapai sukses didalam maupun diluar negeri. Contohnya saja dalam kontes robotika yang pernah dimenangkan oleh salah satu Universitas ternama di Indonesia yang mengalahkan banyak peserta-peserta yang lainnya seperti Australia, Malaysia, China dan lain-lain.

Mungkin saat ini memang peran para pemuda sangat penting bagi bangsa ini. Tapi tidak juga semena-mena peran para pendahulu-pendahulu dilupakan begitu saja. Mareka pun sangat penting bagi para pemuda demi untuk memberikan pelajaran dan nasihat-nasihat yang pastinya sangat berguna bagi para pemuda sebagai penerus bangsa ini.

Lalu seberapa pentingkah bersosialisasi itu bagi para pemuda ? sebelumnya menjawab itu saya akan menjelaskan tentang bersosialisasi itu. Sosialisasi adalah interaksi yang dilakukan oleh manusia untuk menjalin hubungan bermasyarakat antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Sosialisasi juga bermanfaat untuk menyambung dan mempererat tali persaudaraan, membagi dan menerima informasi-informasi, dan lain-lain.

Namun dalam hal ini bersosialisasi sangat penting dan bermanfaat bagi para pemuda yang umumnya memiliki rasa ingin tau yang sangat tinggi dan juga memiliki kekreatifitasan dan inovasi yang bagus. Para pemuda saat ini sudah semestinya harus sering-sering bersosialisasi entah itu kepada anak-anak, sepantaran atau pun yang lebih tua sekalipun. Karna para pemuda saat ini adalah penerus bangsa, maka mereka harus pandai bersosialisasi untuk dapat memimpin dan menjalankan Negara ini dengan benar dikemudian hari. Terlebih mereka harus sering-sering bersosialisasi dan belajar kepada yang lebih tua, karena bagaimana pun pendahulu tetap yang lebih berpengalaman yang dapat membagi pengalaman dan pelajaran hidupnya kepada kita semua para pemuda.

Jadi kesimpulannya, bagi para pemuda saat ini yang penuh dengan semangat, kemauan dan keingintahuan yang tinggi, haruslah pandai dalam bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Mintalah saran dan belajarlah dari para pendahulu-pendahulu agar dapat dijadikan pengalaman dan acuan demi untuk memajuan Indonesia.


0 komentar:

Posting Komentar